Kamis, 30 Desember 2010

Sejarah perkembangan koperasi di dunia


Koperasi sebagai system
                Menurut Robert  l heiboner  ada 3 cara bagi masyarakat untuk memecahkan masalah ekonomi yang mereka hadapi yaitu cara :
1.       Mengorgnisir masyarakat menurut tradisi
2.       Mengorganisir masyarakat dengan komando
3.       Mengoganisir mjasyarakat menurut pasar
1)      Mengorganisir masyarakat menurut trades
·         Berbagai kegiatan di atur oleh tradisi
·         Tiap keluarga hasilkan sendiri barang – barang yang di perlukan
·         Produktivitas masyarakat masih rendah
·         Penanganan masalah distribusi dan produksi bersifat statis
·         Pemikiran secara rasional belum berkembang
2)      Mengorganisir masyarakat dengan komando
·         Masyarakat pecahkan masalah dan berbagai ekonominya secara otoriter
·         Dalam pembangunanya menggunakan cambuk – cambuk otoriter
3)      Mengorganisir masyarakat menurut pasar
·         Masyarakat memecahkan masalah dan tatangan ekonominya kepada pasar
·          dalam rangka mempertahankan kehidupanya memiliki kebebasan melangkah untuk melakukan tugas dan kegiatan
·         Profit yang menjadi daya tariknya -. Bukan dorongan tradisi -. Bukan juga dorongan kekuasaan
·         Para produsen bekerja dan hasilkan barang dan jasa untuk memenuhi permintaan yang terjadi di pasar
·         Besarnya permintaan tentukan besarnya tingkat produksi yang akan di lakukan oleh produsen
·         Daya tariknya adalah keuntungan yang akan oleh mekanisme pasar
Dampak revolusi industry dan timbulnya tokoh – tokoh pemikir koperasi
·         Revolusi industry yang terjadi di inggris sangat berdampak bagi munculnya kapitalisme
·         Revolusi industry -> di dahului oleh serangkain penemuan – penemuan tentang iptek
·         Di  dalam masa pra kapitalis telah lahir
Ø  Kincir angin
Ø  Jam melanis
Ø  Mesin cetak
Ø   mesin tenun
Ø  Pabrik kertas
Ø  Dll
Sebelum revolusi industry terjadi ada juga revolusi yang terjadi di bumi kita ini yaitu revolusi agraria
Revolusi agrarian itu terjadi pada sekitar 1700 an s/d 1846 di tandai denganperistiwa seperti ini ‘Setiap desa di inggris di adakan penukaran tanah dan pembagian tanah sehigga cocok tanam berkembang pesat”
Filsofi koperasi
Stiap koperasi adalah tujuan yang harusnya di bangun atau di kembangkan adalah tumbuhnya manusia yang berjiwa
1.       Kewirakoperasian katalis -> membentuk watak orang  yang berkompeten terhadap pengembangan koperasi swalupun ia tidak memiliki hubungan langsung dengan kopersi
2.       Tumbuhnya seorang katalis yaitu orang yang memetingkan kepentingan orang lain
Dalam  kaitan ini seorang katalis  lah yang mempunyai kemampuan dalam membantu pertumbuhan pergerakan koperasi

Latar belakangnya
  timbulnya koperasi perbedaan aliran dalam koperasi berkaitan erat dengan factor ideology dan pandangan hidup yang di anut pleh Negara dan masyarakat yang bersangkutan
Secara garis besar ideology yang  di anut neh=gara – Negara  di Negara di kelompokan menjadi 3 yaitu :
1.       Liberaqlisme
2.       Sosiolaisme
3.       Campuran
Implentasi dari tiap Negara pasti berbeda – beda karena dari tiap ideology ini akan melahirkan system perekonomian yang berbeda beda . aliran koperasi yang yang di gunakan dalam suatu Negara tidak fapat di pisahkan dari system perekonomian yang di anut di Negara itu sendiri

Perangkat organisasi koperasi


Perangkat organisasi koperasi
Perangkat organisasi koperasi merupakan kesatuan dari tiga unsur . unsur itu sebagai berikut adalah :
1.       Anggota
2.       Pengurus
3.       Pengelola
Unsur -  unsure dari organisasi ialah
·         Anggota yang mendukung kelompoknya
·         Anggota yang bersedia bekerja sama dan bermotivasi swadaya.
·         Meereka yang memiliki kepentingan bersama atau integrasi kepentingan yang  lebih di arahkan kepada kepentingan yang ekonomis
·         Tujuan bersama yng di tetapkan dan di sepakati serta di kelola secara bersama
·         Pengurus yang menjalankan mandate anggota
·         Pengawas yang memerikasa jalanya organisasi
Mekanisme untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan dilakukan dgn :
Ø  Membagi pekerjaan sesuai fungsinya
Ø  Menganut aturan yang cocok
Ø  System yang sesuai
Dalam pelaksanaanya hubungan kerja anataa fungsi yang mencakup :
Ø  Tugas
Ø  Hak
Ø  Kekuasaan
Ø  Wewenamg
Ø  Tanggung jawab
Unsure – unsure yang terdapat pada suatu oraganisasi ialah
1.       Tujuan yang jelas
2.       Berbagai fungsi yang jelas
3.       Pembagian habis tugas
4.       The right man in the right place
Pemimpin harus mempunya tim

Memilih pengurus dan pengawas pada koperasi

Pengurus dan pengawas di pilih dalam rapat dan dilakukan
·         Dari anggota : pengurus harus dari anggota tersebut
·         Oleh anggota :  dipilih oleh anggota sebagaimana telah di amanatkan dalam prinsip koperasi internasional
·         Untuk anggota : pengurus punya kewajiban untuk melayani anggota & non anggota punya hak atas manfaat yang sama dari kopditnya termasuk program pendidikan dan meeting lainya
Dalam praktek sulit menemukan orang – orang yang tepat untuk menjadi pengurus
·         Tanggung jawab anggota untuk memilih pengurus yang dapat menjalankan roda organosasi
·         Kalu jumlah anggotanya sedikit sangat sulit untuk memilih pengurus koperasi tersebut  tetapi kalu anggotanya banyak umum nya tidak sulit untuk memilih pengurus.
·         Maju mundurnya koperasi di tentukan oleh pengurus (hrus menjadi tim yang solid )
·         Hindarkan koperasi di dominasi oleh salah satu orang pengurus , jika ini akan terjadi akan mungkin menyebabkan :
1.       Ia akan cepat jenuh  karena terlalu banyak tugas
2.       Jika ia sakit maka roda koperasi akan sangat terpengaruhi
3.       Mudah untuk di korupsi

·         Siapkan kader pengurus dan hal itu juga tanggung jawab anggota

Koperasi dlm Globalisasi Ekonomi


·         Jika koperasi diharapkan akan bias menjadi mitra atau partner yang sejajar hrs lebih tegasdidefinisikan sbg BU, yang norma2 profesionalismenya lebih transparan.
·         Dlm situasi bisnis yg makin kompleks, kelonggaran wilayah usaha kop hrs diperluas, agar kop bias berkembang dan besar, shg bias menjadi salah satu pilar perekonomian nas dan bibenarkan secara konstitusional.
·         Keterlibatan pemerintah dlm kop member kesan bahwa kop tdk mandiri terutama dlm pengambilan keputusan di bidang usaha atau organisasi, termasuk regulasi (BH) yg mengikat kop.
·         Menjelang globalisasi yg ditandai dg persaingan bisnis yg kian tajam, kop dapat membaca trend & menyesuaikan diri, bukan hanya bersaing dg BUMN, BUMD, dan BUMS, namun dg sesame kop baik di dalam maupun di luar negeri.
·         Kop hrs mampu mengadakan kontak ekonomi sc internasional, tdk hnya menjadi sub2nya pengusaha besar dalam negeri, ttp hrs mengarah perusahaan internasional.
·         Kop hrs memikirkan globalisasi ekonomi baik di tingkat regional/internasional, terutama di hiding pengadaan stock pangan, penyaluran sarana produksi pertaniaan, dll.

Tahap pendirian koperasi


Kelompok masyarakat ynag mempunyai kepentingan ekonomi dan usaha yang sama hal ini merupakan langkah awal  terbentuknya koperasi.  Masyarakat yang seperti itulah yang akan sadar  pentingnya koperasi dalam membantu roda perekonomian  mereka .
Secara rinci tahap pendirian koperasi ialah sebagai berikut  :
1.       Dua orang atau lebih bias menghubungi  kantor koperasi diatas tingkatannya  umunya kantor koperasi tingkat II (kabupaten ) untuk mendapatkan penjelasan awal tata cara pendirian koperasi yang baik dan benar
2.       Prakarsa harus mengajukan proposal tetntang potensi anggota dan potensi di daerah masyarakat tersebut
3.       Atas permohanan nomor 2 pejabat koperasi akan memberikan penyuluhan yang antara lain tentang  koperasi yang baik dan benar
4.       Rapat dan penyuluhan koperasi di harapkan dapat di hadiri oleh semua calan anggoata koperasi dan rapat ini di pimpin oleh pemarkasa uang di damping oleh koperasi yang satu tingkat lebih dari koperasi yang ia dirikan
5.       Sejak rapat anggota tersebut annggota koperasi telah dapat menjalankan aktivitas usahanya
6.       Pengurus koperasi  di wajibkan mengajukan permohonan pengesahaan hokum ke kantor dinas koperasi setempat
7.       Pejabat suku dinas setempat melakuakn verifikasi & penelitian atas kebenaran data yang di ajukan oleh pengurus koperasi yang bersangkutan
8.       Untuk koperasi primer / sekunder yang wilayahnya operasinya lebih dari 2 daerah tingakt mak kanntor koperasi tingkat 2 menyerahkan ke koperasi tingkat 1
9.       Selanjutnya bila data yang di sampaikan telah sesuai dengan  ketentuan – ketentuan perundangan yang berlaku maka akta badan hokum tersebut di sampaikan kepada  pejabat suku dinas